sistem rangka katak

Published 20 Desember 2012 by rama cahyati

12-katak

ž  Rangka katak tersusun atas endoskeleton yang disokong oleh bagian-bagian yang lunak.

ž  Pada fase berudu tulang-tulangnya masih lunak dan menjadi keras pada fase dewasa.

ž  Pada sambungan-sambungan tulang masih tetap  lunak dengan permukaan yang licin.

ž  Skeleton:

ž  Skeleton axiale : tempurung kepala, vertebrae, dan sternum.

ž  Skeleton appendiculare : kaki.

ž  Tempurung kepala yang besar dan pipih terdiri atas:

ž  1. cranium yang sempit

ž  2. beberapa pasang kapsula sensoris dari  hidung kapsula pendengaran dan kapsula yang besar untuk mata.

ž  3. tulang-tulang rahang , os hyoid dan tulang raan dari larynx (skeleton viseral).

ž  Amfibi mempunyai tengkorak yang tebal dan luas secara proporsional.

ž   Tengkorak amfibi modern mempunyai tulang-tulang premaksila, nasal, frontal, parietal, dan skuamosa.

ž   Tidak ada langit-langit/ palatum sekunder pada amfibi, akibatnya neres internal lebih maju di dalam langit-langit mulut.

ž  Di bagian ventral otak ditutupi oleh tulang dermal dinamakan parasfenoid.

ž  Gigi ada pada premaksila, maksila, palatine, vomer, parasfenoid, dan tulang dental.

ž   Ada beberapa amfibi yang sama sekali tidak memiliki gigi, atau gigi pada rahang bawah mereduksi.

ž  Jumlah vertebra atau ruas tulang belakang pada amfibi bervariasi dan 10 ruas pada Salientia sampai 200 pada Gymnophiona. Tengkorak bersendi dengan tulang tengkuk, jumlah vertedrata kaudalnya  bervariasi.

ž  Bangsa Amphibia merupakan vertebrata yang pertama mempunyai sternum (tulang dada) tetapi perkembangannya kurang sempurna. Tulang iga hanya pendek dan kurang berkembang sehingga tidak berhubungan dengan sternum seperti yang terjadi pada reptile, burung, atau mamal.

ž  Sebagian besar amfibi mempunyai dua pasang tungkai dengan 4 jari kaki pada kaki depan dan 5 jari pada jari belakang. Jumlah jari mungkin ada yang berkurang 2 buah.

ž  Tungkai belakang berkurang seperti pada salamander, dan pasangan tungkai tidak ada pada Caecillia. Tungkai biasanya tidak mempunyai kuku, tetapi ada semacam tanduk pada jari-jarinya.

ž  Tulang punggung bersambung dengan kepala dan ekstrimitas  berfungsi menyokong tubuh dan melindungi sumsum, terdiri atas 9 columna vertebralis dan urostyle.

ž  Masing-masing vertebrae merupakan satu segmen pendek yang fleksible.

ž  Tiap-tiap vertebrae terdiri dari centrum atau corpus yang memiliki lengkung atas (archus neuralis) sebagai tempat semsum.

ž  Sebelah atasnya terdapat cuatan neuralis terdapat sepasang processus articularis yang membuat vertebrae sedikit bergerak.

ž  Tulang tempurung kepala bersenyawa.

ž  Tulang-tulang bersenyawa tidak dapat digerak-gerakkan.

ž  Pada tulang yang panjang dibedakan atas bagian central yang disebut diaphyse sedang kedua ujungnya disebut epiphyse.

ž  Pada diaphyse dan epiphyse terdapat hubungan yang tidak teratur dan terkunci oleh sutura.

ž  Pada katak sutura masih berupa tulang rawan yang masih dapat tubuh terus, sedangkan pada burung dan sebagian besar mammalia, masing-masing suturra menjadi tulang keras pada saat tertentu sehingga pertumbuhan tidak terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: